Belajarlah sebelum belajar itu dilarang.........
ini kawan contoh PhotoShop CS5.
tapi kalian sudah punya gak brus" yg di butuhkan biar gmbar kalian lebih keren pada waktu di edit.klik aja alamat ni kawan :
www.bruses.com
Setelah kalian dapatkan brusnya.karang mulailah edit foto yg kalian inginkan.
contohnya seperi ini kawan :
Caranya yg ini gampang kawan,,,,,
gini caranya lo......heheee
crop dulu foto yg kalian inginkan,stelah rapi cropnya....
trus carilah brus yg berbntuk titik..titik...pada brus CS5 anda.
setelah itu hapus dikit" samping gambar baju,agar terkihat sperti di robek"....
bila sudah,lalu mainkanlah brus yg tadi saya bilang.maka hasilnya jadilah seperti gambar disamping.selamat mencoba.
Nah lok yg samping kanan ni editannya gampang banget kawan.
caranya,berfotolahlah saat sore hari,ya...skitar jam setengah 7 lah....
bis to edit lah foto di PS CS5,caranya gampang bgt kawan...
setelah anda membuka file foto.karang tekanlah
ctrl+ u,trus aturlah kecerahannya,mungkin biar lebih cepet.
tekan aja ctrl+ u,setelah itu aturlah wana n cerahnya.
setelah itu.tinggal dioleskan brus yg biasa kawan di sisi-sisi foto.
stelah semua udh kalian selesaikan,krang tinggal diisi font nya aja kawan.
mungkin kalian ingin font" yg keren"??
klik aja alamat ini :
www.font.com
SELAMAT MENCOBA KAWAN.....
:D
goestu chaos
Sabtu, 06 Agustus 2011
Kamis, 06 Januari 2011
GERBANG LOGIKA
Gerbang logika merupakan dasar pembentukan sistem digital. Gerbang logika beroperasi dengan bilangan biner, sehingga disebut juga gerbang logika biner. Tegangan yang digunakan dalam gerbang logika adalah TINGGI atau RENDAH. Tegangan tinggi berarti 1, sedangkan tegangan rendah berarti 0. Gerbang logika adalah rangkain dengan satu atau lebih signyal masukan tetapi hanya menghasilkan satu signyal. berupa tegangan tinggi dan tegangan rendah.
ada tujuh (7 ) gerbang logika yang dibagi atas dua (2 ) jenis yaitu
1 . Gerbang logika inverter yaitu NOT (negasi)
2 . Gerbang logika Non Inverter yang terdiri dari 6 jenis yaitu
a. AND b. OR c. NAND d. NOR e. XOR f. XNOR Di bawah ini saya akan jelaskan masing-masing dari gerbang logika diatas :
1.Gerbang NOT
Gerbang NOT sering disebut juga dengan istilah inverter atau pembalik. Logika dari gerbang ini adalah membalik apa yang di-input ke dalamnya. Biasanya input-nya hanya terdiri dari satu kaki saja. Ketika input yang masuk adalah 1, maka hasil output-nya adalah 0. Jika input yang masuk adalah 0, maka hasil output-nya adalah 1. Banyak sekali penerapan gerbang NOT ini pada rangkaian digital, meskipun fungsinya sangat sederhana.
2.Gerbang AND
Gerbang AND memiliki karakteristik logika di mana jika input yang masuk adalah bernilai 0, maka hasil outputnya pasti akan bernilai 0. Jika kedua input diberi nilai 1, maka hasil output akan bernilai 1 pula. Logika gerbang AND bisa diumpamakan sebagai sebuah rangkaian dengan dua buah saklar yang disusun secara seri. Jika salah satunya memutuskan hubungan rangkaian, maka hasil yang dikeluarkan dari rangkaian tersebut adalah 0. Tidak peduli saklar manapun yang diputuskan maka hasil akhirnya adalah 0. Ketika kedua buah saklar terhubung dengan rangkaian bersamaan, maka hasil akhirnya barulah bernilai 1.
3.Gerbang OR
Gerbang OR digambarkan sebagai Gerbang Penjumlah. Gerbang OR berbeda dengan gerbang NOT yang hanya memiliki satu input, gerbang ini memiliki paling sedikit 2 jalur input. Artinya inputnya bisa lebih dari dua, misalnya empat atau delapan. Yang jelas adalah semua gerbang logika selalu mempunyai hanya satu output. Gerbang OR dapat dikatakan memiliki karakteristik “memihak 1”, di mana karakteristik logikanya akan selalu mengeluarkan hasil output bernilai 1 apabila ada satu saja input yang bernilai 1. Jadi gerbang logika ini tidak peduli berapa nilai input pada kedua sisinya, asalkan salah satunya atau kedua-duanya bernilai 1, maka outputnya pasti juga akan bernilai 1. Logika gerbang OR ini dapat diumpamakan sebagai sebuah rangkaian dengan dua buah saklar yang terpasang secara paralel.
Apabila salah satu saklar memutuskan hubungan (bernilai 0), maka output-nya tetaplah bernilai 1 karena input yang lain tidak akan terputus hubungannya dengan output. Apabila kedua input bernilai 0, maka output barulah benar-benar terputus atau bernilai 0. Jika keduanya bernilai 1, maka output juga akan bernilai 1.
trus ada lagi pengembangannya, yaitu :
4.Gerbang NAND
Gerbang logika NAND merupakan modifikasi yang dilakukan pada gerbang AND dengan menambahkan gerbang NOT didalam prosesnya. Maka itu, mengapa gerbang ini dinamai NAND atau NOTAND. Logika NAND benar-benar merupakan kebalikan dari apa yang dihasilkan oleh gerbang AND. Di dalam gerbang logika NAND, jika salah satu input atau keduanya bernilai 0 maka hasil output-nya adalah 1. Jika kedua input bernilai 1 maka hasil output-nya adalah 0.
5.Gerbang NOR
Gerbang NOR atau NOT-OR juga merupakan kebalikan dari gerbang logika OR. Semua input atau salah satu input bernilai 1, maka output-nya akan bernilai 0. Jika kedua input bernilai 0, maka output-nya akan bernilai 1
6.Gerbang XOR
Gerbang XOR merupakan singkatan dari kata Exclusive-OR. Sesuai dengan namanya, gerbang logika ini merupakan versi modifikasi dari gerbang OR. Jika pada gerbang OR Anda akan mendapatkan hasil output yang serba 1 jika salah satu input atau keduanya bernilai 1, tidak demikian dengan XOR. Gerbang logika ini hanya akan mengeluarkan hasil output bernilai 1 jika hanya salah satu input saja yang bernilai 1. Maksudnya jika kedua input bernilai 1, maka hasil output-nya tetaplah 0.
Jadi dengan demikian, logika XOR tidak akan membiarkan kedua input bernilai sama. Jika sama, maka hasil output-nya adalah 0.
7.Gerbang XNOR
Gerbang XNOR atau Exclusive NOR ini mungkin tidak terlalu sering terdengar, namun aplikasinya cukup lumayan penting juga. Gerbang logika XNOR memiliki kerja ebalikan dari XOR. Jika pada gerbang logika XNOR terdapat dua input yang sama, maka gerbang XNOR akan mengeluarkan hasil output bernilai 1. Namun jika salah satunya saja yang berbeda, maka nilai output pastilah bernilai 0.
TEOREMA BOOLEAN
T1. COMMUTATIVE LAW :
a. A + B = B + A
b. A . B = B . A
T2. ASSOCIATIVE LAW :
a. ( A + B ) + C = A + ( B + C )
b. ( A . B) . C = A . ( B . C )
T3. DISTRIBUTIVE LAW :
a. A. ( B + C ) = A . B + A . C
b. A + ( B . C ) = ( A+B ) . ( A+C )
T4. IDENTITY LAW:
a. A + A = A
b. A . A = A T
5.NEGATION LAW:
a.( A’) = A’
b. ( A’’) = AT
6. REDUNDANCE LAW :
a. A + A. B = A
b. A .( A + B) = A
T8. :
a. A’+ A = 1
b. A’. A = 0
T9. :
a. A + A’. B = A + B
b. A.( A’+ B ) = A . B
T7. :
a. 0 + A = A
b. 1 . A = A
c. 1 + A = 1
d. 0 . A = 0
10. DE MORGAN’S THEOREM:
a. (A + B ) = A . B
b. (A . B ) = A + B
Aplikasi soal Aljabar Boolen Dari Postulat dan Teorema Aljabar Boolean diatas tujuan utamanya adalah untuk penyederhanaan :-Ekspresi Logika-Persamaan Logika -Persamaan Boolean (Fungsi Boolean)yang inti-intinya adalah untuk mendapatkan Rangkaian Logika(Logic Diagram) yang paling sederhana.
Contoh1
Sederhanakan A . (A . B + C)
PenyelesaianA . (A . B + C)= A . A . B + A . C(T3a)
= A . B + A . C(T4b)
= A . (B + C)(T3a)
Contoh 2
Sederhanakan A’. B + A . B + A’. B’
PenyelesaianA’. B + A . B + A’. B’= (A’+ A) . B + A’. B’(T3a)
= 1 . B + A’. B’(T8a)
= B + A’. B’(T7b)
= B + A’(T9a)
Contoh3
Sederhanakan A + A . B’+ A’. B
Penyelesaian A + A . B’+ A’. B= (A + A . B’) + A’. B
= A + A’. B(T6a)
= A + B(T9a)
Contoh 2
Sederhanakan A’. B + A . B + A’. B’
PenyelesaianA’. B + A . B + A’. B’= (A’+ A) . B + A’. B’(T3a)
= 1 . B + A’. B’(T8a)
= B + A’. B’(T7b)
= B + A’(T9a)
Contoh3
Sederhanakan A + A . B’+ A’. B
Penyelesaian A + A . B’+ A’. B= (A + A . B’) + A’. B
= A + A’. B(T6a)
= A + B(T9a)
ada tujuh (7 ) gerbang logika yang dibagi atas dua (2 ) jenis yaitu
1 . Gerbang logika inverter yaitu NOT (negasi)
2 . Gerbang logika Non Inverter yang terdiri dari 6 jenis yaitu
a. AND b. OR c. NAND d. NOR e. XOR f. XNOR Di bawah ini saya akan jelaskan masing-masing dari gerbang logika diatas :
1.Gerbang NOT
Gerbang NOT sering disebut juga dengan istilah inverter atau pembalik. Logika dari gerbang ini adalah membalik apa yang di-input ke dalamnya. Biasanya input-nya hanya terdiri dari satu kaki saja. Ketika input yang masuk adalah 1, maka hasil output-nya adalah 0. Jika input yang masuk adalah 0, maka hasil output-nya adalah 1. Banyak sekali penerapan gerbang NOT ini pada rangkaian digital, meskipun fungsinya sangat sederhana.
2.Gerbang AND
Gerbang AND memiliki karakteristik logika di mana jika input yang masuk adalah bernilai 0, maka hasil outputnya pasti akan bernilai 0. Jika kedua input diberi nilai 1, maka hasil output akan bernilai 1 pula. Logika gerbang AND bisa diumpamakan sebagai sebuah rangkaian dengan dua buah saklar yang disusun secara seri. Jika salah satunya memutuskan hubungan rangkaian, maka hasil yang dikeluarkan dari rangkaian tersebut adalah 0. Tidak peduli saklar manapun yang diputuskan maka hasil akhirnya adalah 0. Ketika kedua buah saklar terhubung dengan rangkaian bersamaan, maka hasil akhirnya barulah bernilai 1.
3.Gerbang OR
Gerbang OR digambarkan sebagai Gerbang Penjumlah. Gerbang OR berbeda dengan gerbang NOT yang hanya memiliki satu input, gerbang ini memiliki paling sedikit 2 jalur input. Artinya inputnya bisa lebih dari dua, misalnya empat atau delapan. Yang jelas adalah semua gerbang logika selalu mempunyai hanya satu output. Gerbang OR dapat dikatakan memiliki karakteristik “memihak 1”, di mana karakteristik logikanya akan selalu mengeluarkan hasil output bernilai 1 apabila ada satu saja input yang bernilai 1. Jadi gerbang logika ini tidak peduli berapa nilai input pada kedua sisinya, asalkan salah satunya atau kedua-duanya bernilai 1, maka outputnya pasti juga akan bernilai 1. Logika gerbang OR ini dapat diumpamakan sebagai sebuah rangkaian dengan dua buah saklar yang terpasang secara paralel.
Apabila salah satu saklar memutuskan hubungan (bernilai 0), maka output-nya tetaplah bernilai 1 karena input yang lain tidak akan terputus hubungannya dengan output. Apabila kedua input bernilai 0, maka output barulah benar-benar terputus atau bernilai 0. Jika keduanya bernilai 1, maka output juga akan bernilai 1.
trus ada lagi pengembangannya, yaitu :
4.Gerbang NAND
Gerbang logika NAND merupakan modifikasi yang dilakukan pada gerbang AND dengan menambahkan gerbang NOT didalam prosesnya. Maka itu, mengapa gerbang ini dinamai NAND atau NOTAND. Logika NAND benar-benar merupakan kebalikan dari apa yang dihasilkan oleh gerbang AND. Di dalam gerbang logika NAND, jika salah satu input atau keduanya bernilai 0 maka hasil output-nya adalah 1. Jika kedua input bernilai 1 maka hasil output-nya adalah 0.
5.Gerbang NOR
Gerbang NOR atau NOT-OR juga merupakan kebalikan dari gerbang logika OR. Semua input atau salah satu input bernilai 1, maka output-nya akan bernilai 0. Jika kedua input bernilai 0, maka output-nya akan bernilai 1
6.Gerbang XOR
Gerbang XOR merupakan singkatan dari kata Exclusive-OR. Sesuai dengan namanya, gerbang logika ini merupakan versi modifikasi dari gerbang OR. Jika pada gerbang OR Anda akan mendapatkan hasil output yang serba 1 jika salah satu input atau keduanya bernilai 1, tidak demikian dengan XOR. Gerbang logika ini hanya akan mengeluarkan hasil output bernilai 1 jika hanya salah satu input saja yang bernilai 1. Maksudnya jika kedua input bernilai 1, maka hasil output-nya tetaplah 0.
Jadi dengan demikian, logika XOR tidak akan membiarkan kedua input bernilai sama. Jika sama, maka hasil output-nya adalah 0.
7.Gerbang XNOR
Gerbang XNOR atau Exclusive NOR ini mungkin tidak terlalu sering terdengar, namun aplikasinya cukup lumayan penting juga. Gerbang logika XNOR memiliki kerja ebalikan dari XOR. Jika pada gerbang logika XNOR terdapat dua input yang sama, maka gerbang XNOR akan mengeluarkan hasil output bernilai 1. Namun jika salah satunya saja yang berbeda, maka nilai output pastilah bernilai 0.
TEOREMA BOOLEAN
T1. COMMUTATIVE LAW :
a. A + B = B + A
b. A . B = B . A
T2. ASSOCIATIVE LAW :
a. ( A + B ) + C = A + ( B + C )
b. ( A . B) . C = A . ( B . C )
T3. DISTRIBUTIVE LAW :
a. A. ( B + C ) = A . B + A . C
b. A + ( B . C ) = ( A+B ) . ( A+C )
T4. IDENTITY LAW:
a. A + A = A
b. A . A = A T
5.NEGATION LAW:
a.( A’) = A’
b. ( A’’) = AT
6. REDUNDANCE LAW :
a. A + A. B = A
b. A .( A + B) = A
T8. :
a. A’+ A = 1
b. A’. A = 0
T9. :
a. A + A’. B = A + B
b. A.( A’+ B ) = A . B
T7. :
a. 0 + A = A
b. 1 . A = A
c. 1 + A = 1
d. 0 . A = 0
10. DE MORGAN’S THEOREM:
a. (A + B ) = A . B
b. (A . B ) = A + B
Aplikasi soal Aljabar Boolen Dari Postulat dan Teorema Aljabar Boolean diatas tujuan utamanya adalah untuk penyederhanaan :-Ekspresi Logika-Persamaan Logika -Persamaan Boolean (Fungsi Boolean)yang inti-intinya adalah untuk mendapatkan Rangkaian Logika(Logic Diagram) yang paling sederhana.
Contoh1
Sederhanakan A . (A . B + C)
PenyelesaianA . (A . B + C)= A . A . B + A . C(T3a)
= A . B + A . C(T4b)
= A . (B + C)(T3a)
Contoh 2
Sederhanakan A’. B + A . B + A’. B’
PenyelesaianA’. B + A . B + A’. B’= (A’+ A) . B + A’. B’(T3a)
= 1 . B + A’. B’(T8a)
= B + A’. B’(T7b)
= B + A’(T9a)
Contoh3
Sederhanakan A + A . B’+ A’. B
Penyelesaian A + A . B’+ A’. B= (A + A . B’) + A’. B
= A + A’. B(T6a)
= A + B(T9a)
Contoh 2
Sederhanakan A’. B + A . B + A’. B’
PenyelesaianA’. B + A . B + A’. B’= (A’+ A) . B + A’. B’(T3a)
= 1 . B + A’. B’(T8a)
= B + A’. B’(T7b)
= B + A’(T9a)
Contoh3
Sederhanakan A + A . B’+ A’. B
Penyelesaian A + A . B’+ A’. B= (A + A . B’) + A’. B
= A + A’. B(T6a)
= A + B(T9a)
SISTEM BILANGAN
Ada empat sistem bilangan yang dipakai dalam dunia digital yaitu sistem bilangan desimal, bilangan
biner,bilangan oktal, dan bilangan heksa.berikut penjelasan masing-masing sistem bilangan.
1. bilangan desimal, bilangan berbasis 10 yang memiliki simbol 0,1,2,3,4,5,6,7,8 dan 9.
2. bilangan biner, bilangan berbasis 2 dengan simbol 0 dan 1.
3. bilangan oktal, bilangan berbaisi 8 dengan simbol 1,2,3,4,5,6,7 dan 8.
4. bilangan heksa, bilangan berbasis 16 yang terdiri dari 10 bilangan dan ditambah 5 simbol angka. daret simbol dalam bilangan heksa adalah 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9,A,B,C,D,E dan F. A=10, B=11, C=12, D=13 E=14, dan F=15.
berikut ini saya jalaskan cara merubah suatu bilangan ke bilangan yang lain .
contoh konversi bilangan :
1. Konversi dari bilangan Desimal ke biner
biner,bilangan oktal, dan bilangan heksa.berikut penjelasan masing-masing sistem bilangan.
1. bilangan desimal, bilangan berbasis 10 yang memiliki simbol 0,1,2,3,4,5,6,7,8 dan 9.
2. bilangan biner, bilangan berbasis 2 dengan simbol 0 dan 1.
3. bilangan oktal, bilangan berbaisi 8 dengan simbol 1,2,3,4,5,6,7 dan 8.
4. bilangan heksa, bilangan berbasis 16 yang terdiri dari 10 bilangan dan ditambah 5 simbol angka. daret simbol dalam bilangan heksa adalah 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9,A,B,C,D,E dan F. A=10, B=11, C=12, D=13 E=14, dan F=15.
berikut ini saya jalaskan cara merubah suatu bilangan ke bilangan yang lain .
contoh konversi bilangan :
1. Konversi dari bilangan Desimal ke biner
Yaitu dengan cara membagi bilangan desimal dengan dua kemudian diambil sisa pembagiannya.
Contoh :
45 (10) = …..(2)
45 : 2 = 22 + sisa 1
22 : 2 = 11 + sisa 0
11 : 2 = 5 + sisa 1
5 : 2 = 2 + sisa 1
2 : 2 = 1 + sisa 0 101101(2) ditulis dari bawah ke atas
2. koversi dari biner ke desimal :
5 : 2 = 2 + sisa 1
2 : 2 = 1 + sisa 0 101101(2) ditulis dari bawah ke atas
2. koversi dari biner ke desimal :
Yaitu dengan cara mengalikan masing-masing bit dalam bilangan dengan position valuenya.
Contoh :
1 0 0 1
1 x 2 0 = 1
0 x 2 1 = 0
0 x 2 2= 0
1 x 2 3= 8
10 (10)
3. Konversi bilangan Desimal ke Oktal
Yaitu dengan cara membagi bilangan desimal dengan 8 kemudian diambil sisa pembagiannya
Contoh :
Yaitu dengan cara membagi bilangan desimal dengan 8 kemudian diambil sisa pembagiannya
Contoh :
385 ( 10 ) = ….(8)
385 : 8 = 48 + sisa 1
48 : 8 = 6 + sisa 0
601 (8)
4. konversi dari oktal ke desimal
Yaitu dengan cara mengalikan masing-masing bit dalam bilangan dengan position valuenya.
12(8) = .............(10)
2 x 8 0 = 2
1 x 8 1 =8
10 jadi bilangan desimalnya 10(10)
5. Konversi bilangan Desimal ke Heksa
Yaitu dengan cara membagi bilangan desimal dengan 16 kemudian diambil sisa pembagiannya
Contoh :
1583 ( 10 ) = ….(16)
1583 : 16 = 98 + sisa 15
62F (16)
6. koversi bilangan heksa ke desimal
6. koversi bilangan heksa ke desimal
Yaitu dengan cara mengalikan masing-masing bit dalam bilangan dengan position valuenya.
C7(16) = ...................(10)
7 x 16 0 = 7
C x 16 1 = 192
199
jadi bilangan desimalnya adalah 199(10)
7. konversi dari biner ke oktal :
Dapat dilakukan dengan mengkonversikan tiap-tiap tiga buah digit biner yang dimulai dari bagian belakang.; Contoh : 11010100(2) = ........................(8)
11 010 100 3 2 4 jadi bilangan oktalnya adalah 324(8)
8. konversi dari oktal ke biner
324(8) = ........(2)
4 = 100
2 = 010
3 = 11 jadi bilangan binernya adalah 11010100 (2)
9. konversi dari oktal ke heksa
472(8) = ................. (16)9. konversi dari oktal ke heksa
diubah dulu ke dalam bentuk biner setelah itu baru diubah ke heksa :
4 = 100
7 = 111
2 = 010 jadi bilangan binernya adalah 100111010(2)
untuk merubah kedalam bentu bilangan heksa kita mengkonversikan tiap-tiap empat(4) buah digit biner, seperti contoh ini : 100111010
1010 = 10 = A
0011 = 3
1 = 1jadi bilangan heksanya adalah 13A(16)
oprasi Aritmatika pada bilangan biner.
1. penjumalahan
dasar penjumlahkan pada bilangan biner adalah :
0+0=0
karena bilangan biner terdiri dari 2 bit jadi jadi first dan second kompelementya seperti ini .
bernilai 0 untuk bilangan postif dan bernilai 1 untuk bilangan negatif.
0+0=0
0+1=1
1+0=1
1 + 1 = 0 ( Hasil 0 Simpan 1 )
contoh :
contoh :
1 1 1 1 1 1
111101111
110001101 +
1101111100
2. pengurangan
2. pengurangan
dasar pengurangan pada bilangan biner:
0 - 0 = 0
1 - 0 = 1
1 - 1= 0
0 - 1 = 1 pinjam 1
contoh :
1110001
contoh :
1110001
100101 _
1001100
Konversi bilangan pecahan ke biner
Konversi bilangan pecahan ke biner
contoh :
# bilangan pecahan desimal ke biner :
0,625(10) ..............(2)
caranya : kalikan bilangan pecahan desimal dengan 2. simpan satu bilangan sebelum koma dan kalikan
bilangan di belakang koma dengan 2 begitu seterusnya sampai hasil kalinya 0 atau sama dengan hasil kali sebelumnya .
0,625 x 2 = 1,25-------------> 1
0,25 x 2 = 0,5 -------------> 0
0,5 x 2 = 1
jadi bilangan binernya adalah 0,101 di hitung dari atas ke bawah
# perubahan dari bilangan pecahan biner ke desimal
contoh:
0,01101 (2) ....................(10)
pada bilangan pecahan pangkatnya bernilai negatif (-)
pada bilangan pecahan pangkatnya bernilai negatif (-)
jadi penyelesaianya adalah :
0 x 0/0 = 0
0 x 1/1 =0
1 x 1/4=0,25
1 x 1/8= 0,125
0 x 1/16=0
1 x 1/32 = 0,03125
jadi bilangan desimal nya adalah 0,25 + 0,125 + 0,03125 = 0,40625
Komplement
pada bilangan biner kita mengenal first komplement dan second complement .
agar mengerti cara mencari first komplemen dan secon komplemen saya berikan contoh komplement 9 dan
komplement 10 pada bilangan desimal
komplement 10 pada bilangan desimal
contoh:
bilangan desimal 123 651 914
koplement 9 876 348 085
komplement 10 877 349 086 ditambah 1
komplement 9 di dapat dengan cara mengambah tiap digit bilangan desimal agar berjumlah 9 sementara
komplement 10 di dapat menambahkan komplement 9 dengan 1.
komplement 9 di dapat dengan cara mengambah tiap digit bilangan desimal agar berjumlah 9 sementara
komplement 10 di dapat menambahkan komplement 9 dengan 1.
karena bilangan biner terdiri dari 2 bit jadi jadi first dan second kompelementya seperti ini .
bilangan biner 101 110 100
first complement 010 001 011
second complemet 010 010 100 di tambah 1
sama halnya dengan bilangan desimal karena bilangan biner berbasis 2 maka bilangan tersebesar adalah 1 jadi
cara mencari first komplemen yaitu dengan menamambahkan 1 pada bilangan biner yang bernilai 0.
sama halnya dengan bilangan desimal karena bilangan biner berbasis 2 maka bilangan tersebesar adalah 1 jadi
cara mencari first komplemen yaitu dengan menamambahkan 1 pada bilangan biner yang bernilai 0.
bilangan bulat bertanda positif atau negatif di presentasikan dengan :
1. sign / magnitud
2. 1's (first) komplememt
3. 2's ( second) komplement
untuk bilangan bulat positif, tidak ada perbedaan dari presentasi diatas.namun, terdapat persamaan dari
ketiga representasi tersebut yaitu pada menggunaan MSB (most significant bit) sebagai penanda. MSB3. 2's ( second) komplement
untuk bilangan bulat positif, tidak ada perbedaan dari presentasi diatas.namun, terdapat persamaan dari
bernilai 0 untuk bilangan postif dan bernilai 1 untuk bilangan negatif.
| 7 | 6 | 5 | 4 | 3 | 2 | 1 | 0 |
|---|
7 6 5 4 3 2 1 0 MSB LSB
Sign / Magnitude
Salah satu storage mapping yang dapat dilakukan terhadap integer adalah apa yang disebut bentuk sign-and magnitude,
yaitu digit untuk tanda integer positif atau negatif dan sebarisan digit untuk menyatakan magnitude/besarnya.
Contoh : -7 = -111 dan +7 = +111
Bagi kita mudah bekerja terhadap bilangan dalam bentuk sign-and-magnitude, namun apabila dilakukan penjumlahan
dengan kedua operand berbeda tanda, penjumlahan akan beralih menjadi pengurangan yang kadang-kadang menimbulkan kesukaran. Untuk itu, digunakan apa yang disebut sebagai complement (merubah tanda negatif pada bilangan pengurang menjadi tanda positif)
dengan kedua operand berbeda tanda, penjumlahan akan beralih menjadi pengurangan yang kadang-kadang menimbulkan kesukaran. Untuk itu, digunakan apa yang disebut sebagai complement (merubah tanda negatif pada bilangan pengurang menjadi tanda positif)
contoh : jika digunakan 5 bit dalam representasi bilangan
+3 = 00011
-3 = 10011
ada dua buah komplement yaitu :
#first complement
ada dua buah komplement yaitu :
#first complement
contoh : jika menggunakan 5 bit untuk representasi bilangan
+ 3 = 00011
-3 = 11100
#second complement
cara mencari second complement yaitu dengan menambahkan 1 pada first complement
second complement dari 11100 yaitu 11101
berikut ini tabel perbandingan ketiga cara representasi bilangan bulat bertanda.
| B | Nilai yang di presentasikan | ||
|---|---|---|---|
| b3 b2 b1 b0 | sign/magnitud | one's complement | second's complement |
| 0111 | +7 | +7 | +7 |
| 0110 | +6 | +6 | +6 |
| 0101 | +5 | +5 | +5 |
| 0100 | +4 | +4 | +4 |
| 0011 | +3 | +3 | +3 |
| 0010 | +2 | +2 | +2 |
| 0001 | +1 | +1 | +1 |
| 0000 | +0 | +0 | +0 |
| 1000 | -0 | -7 | -8 |
| 1001 | -1 | -6 | -7 |
| 1010 | -2 | -5 | -6 |
| 1011 | -3 | -4 | -5 |
| 1100 | -4 | -3 | -4 |
| 1101 | -5 | -2 | -3 |
| 1110 | -6 | -1 | -2 |
| 1111 | -7 | -0 | -1 |
Representasi Bilangan Pecahan / point
Bilangan pecahan dapat direpresentasikan dalam bentuk pecahan biasa atau bentuk scientific
> Bentuk pecahan biasa,
dalam bentuk pecahan biasa, bilangan di representasiakan langsung ke dalam bentuk binernya
Contoh : 27.625 = 11011.1012
> Bentuk SCIENTIFIC
Contoh : 2.700.000 = 27 x 105 -----------> M = 57, B = 10, E = 5
M = Mantisa
B = Basis
E = eksponen
Masalah : terdapat tak terhingga banyaknay representasi yang dapat di buat dalam contoh sebelumnya ; 2.700.000 = 27 x 105 , 270 x 104 , 2,7 x 106 , 0,27 x 107 , 0,027 x 108 dsb, Untuk mengatasinya , dituntut adanya bentuk normal dengan syarat
1/B = |M|< 1
Dengan demikian, bentuk scientific yang normal dari 5.700.000 adalah 0,27 x 107
Dalam bentuk normal tersebut , selalu di dapat mantisa berbentuk "0, ...."
sehingga dalam merepresentasiakn kedalam Bit data, fraksi "0" tersebut dapat di hilangkan.
mantisa dan eksponen tersebut dapat di representasikan ke dalam salah satu cara representasi bulangan bulat bertanda yang telah dibahas diatas. representasi yang dipilih dapat saja berbeda antara mantisa dengan eksponenya.
Contoh :
- digunakan untaian 16 Bit untuk representasi bilangan pecahan
- 10 Bit pertama yang digunakan untuk menyimpan mantissa dalam bentuk S / M
- 6 Bit sisanya digunakan untuk menyimpan mantissa dalam bentuk 1's complement .
Contoh representasi bilangan 0,000000075
| 1 | 1 | 1 | 1 | 1 | 1 | 1 | 1 | 1 | 1 | 1 | 1 | 1 | 1 | 1 | 1 |
ELEMEN-ELEMEN SISTEM KOMPUTER
Perangkat Keras (Hardware)
Perangkat keras komputer secara garis besar terdiri atas tiga komponen
utama, yaitu
1. Processor, merupakan bagian dari perangkat keras komputer yang
melakukan pemprosesan aritmatika dan logika serta pengendalian
operasi komputer secara keseluruhan. Prosesor terdiri atas dua bagian
utama, yaitu ALU (Arithmetic Logic Unit) dan Control Unit.
Kecepatan kerja prosesor biasanya ditentukan oleh kecepatan clock
dari Control Unit-nya.
2. Memory, berdasarkan fungsinya dibagi menjadi dua yaitu
a. Primary Memory, dipergunakan untuk menyimpan data dan
instruksi dari program yang sedang dijalankan. Biasa juga
disebut sebagai RAM.
Karakteristik dari memori primer adalah
- Volatil (informasi ada selama komputer bekerja. Ketika
komputer dipadamkan, informasi yang disimpannya juga
hilang)
- kecepatan tinggi
- akses random (acak)
- I/O Device memori
b. Secondary Memory, dipergunakan untuk menyimpan data atau
program biner secara permanen. Karakteristik dari memori
sekunder adalah
- non volatil atau persisten
- kecepatan relatif rendah (dibandingkan memori primer)
- akses random atau sekuensial
Contoh memori sekunder : floppy, harddisk, CD ROM, magnetic
tape, optical disk, dll. Dari seluruh contoh tersebut, yang
memiliki mekanisme akses sekuensial adalah magnetic tape
3. Input-Output Device, merupakan bagian yang berfungsi sebagai
penghubung antara komputer dengan lingkungan di luarnya. Dapat
dibagi menjadi dua kelompok, yaitu
a. Input Device (Piranti Masukan), berfungsi sebagai media
komputer untuk menerima masukan dari luar. Beberapa contoh
piranti masukan :
- keyboard
- mouse
- touch screen
- scanner
- camera
- modem
- network card
- dll
b. Output Device (Piranti Keluaran), berfungsi sebagai media
komputer untuk memberikan keluaran. Beberapa contoh piranti
masukan :
- Monitor
- Printer
- Speaker
- Plotter
- Modem
- network card
- dll
Perangkat Lunak (Software)
Perangkat lunak dapat diklasifikasikan sebagai berikut
1. Sistem Operasi, merupakan perangkat lunak yang mengoperasikan
komputer serta menyediakan antarmuka dengan perangkat lunak lain
atau dengan pengguna. Contoh sistem operasi : MS DOS, MS
Windows (dengan berbagai generasi), Macintosh, OS/2, UNIX (dengan
berbagai versi), LINUX (dengan berbagai distribusi), NetWare, dll
2. Program Utilitas, merupakan program khusus yang berfungsi sebagai
perangkat pemeliharaan komputer, seperti anti virus, partisi hardisk,
manajemen hardisk, dll. Contoh produk program utilitas : Norton
Utilities, PartitionMagic, McAfee, dll
3. Program Aplikasi, merupakan program yang dikembangkan untuk
memenuhi kebutuhan yang spesifik. Contoh : aplikasi akuntansi,
aplikasi perbankan, aplikasi manufaktur, dll
4. Program Paket, merupakan program yang dikembangkan untuk
kebutuhan umum, seperti :
- Pengolah kata /editor naskah : Wordstar, MS Word, Word Perfect,
AmiPro, dll
- Pengolah angka / lembar kerja : Lotus123, MS Excell, QuattroPro,
dll
- Presentasi : MS PowerPoint, dll
- Desain grafis : CorelDraw, PhotoShop, dll
5. Bahasa Pemprograman, merupakan perangkat lunak untuk
pembuatan atau pengembangan perangkat lunak lain. Bahasa
pemprograman dapat diklasifikasikan menjadi tingkat rendah, tingkat
sedang, dan tingkat tinggi. Pergeseran dari tingkat rendah ke tinggi
menunjukkan kedekatan dengan ‘bahasa manusia’. Bahasa tingkat
rendah (atau biasa disebut bahasa assembly) merupakan bahasa
dengan pemetaan satu persatu terhadap instruksi komputer. Contoh
bahasa tingkat tinggi : Pascal, BASIC, Prolog, Java dll. Contoh bahasa
tingkat menengah : bahasa C. Seperti perangkat lunak lain, bahasa
pemprograman juga memiliki pertumbuhan generasi.
Brainware (SDM)
Terdapat berbagai peran yang dapat dilakukan manusia dalam bagian sistem
komputer. Beberapa peran di antaranya adalah
1. Analis Sistem, berperan melakukan analisis terhadap permasalahan
yang dihadapi, serta merancang solusi pemecahannya dalam bentuk
program komputer.
2. Programmer, berperan menerjemahkan rancangan yang dibuat analis
kedalam bahasa pemprograman sehingga solusi dapat dijalankan oleh
komputer
3. Operator, bertugas menjalankan komputer berdasarkan instruksi yang
diberikan
4. Teknisi, bertugas merakit atau memelihara perangkat keran komputer
JENIS KOMPUTER
Pembagian Komputer
Komputer digolongkan dalam beberapa sudut pandang, yaitu berdasarkan :
1. Data yang diolah atau cara kerjanya
2. Penggunaannya
3. Ukuran atau kapasitas
1. Data yang diolah atau cara kerjanya
Berdasarkan data yang diolah atau cara kerjanya, komputer digolongkan kedalam tiga jenis, yaitu : analog komputer, digital komputer dan hybrid komputer.
a. Analog komputer
Komputer analog digunakan untuk datayang sifatnya kontinyu dan bukan data yang berbentuk angka, tetapi dalam bentuk phisik, seperti misalnya arus listrik atau temperatur.
Output dari komputer analog umumnya adalah untuk pengaturan atau pengontrolan suatu mesin. Komputer analog biasanya banyak digunakan pada proses pengontrolan padda pabrik kimia, pembangkit tenaga listrik, dsb.
Keuntungan dari komputer analog adalah kemampuannya untuk menerima data dalam besaran phisik dan langsung mengukur data tersebut tanpa harus dikonversikan terlebih dahulu, sehingga proses dari komputer analog lebih cepat.
Kerugian komputer analog adalah terletak pada faktor ketepatannya, komputer digital lebih tepat dibandingkan komputer analog.
b. Digital komputer
Data yang diterima pada komputer digital dalam bentuk angka atau huruf. Komputer digital biasanya digunakan pada aplikasi bisnis dan aplikasi teknik.
Keunggulan dari komputer digital adalah :
- Memproses data lebih tepat dibandingkan dengan komputer analog.
- Dapat menyimpan data selama masih dibutuhkan oleh proses.
- Dapat melakukan operasi logika, yaitu membandingkan dua nilai dan menentukan hasilnya, yaitu membandingkan elemen nilai yang satu lebih kecil atau sama dengan, atau lebih kecil sama dengan, atau tidak sama dengan elemen nilai yang kedua.
- Data yang telah dimasukkan dapat dikoreksi atau dihapus.
- Output dari komputer digital dapat berupa angka, huruf, grafik maupun gambar.
c. Hybrid komputer
Didalam aplikasi yang khusus dibutuhkan suatu komputer yang mampu menyelesaikan permasalahan lebih cepat dari komputer digital dan lebih cepat dari komputer analog. Komputer hybrid adalah kombinasi dari komputer analog dan komputer digital. Data yang diterima dalam bentuk angka atau huruf dan phisik.
2. Penggunaannya
Berdasarkan penggunaannya, komputer digolongkan kedalam komputer untuk penggunaan khusus (special purpose komputer), dan komputer untuk penggunaan umum (general purpose komputer).
a. Komputer untuk penggunaan khusus (special purpose komputer)
Komputer ini dirancang untuk menyelesaikan suatu masalah yang khusus, yang biasanya hanya berupa satu masalah saja. Program komputer sudah tertentu dan sudah tersimpan di dalam komputernya. Komputer ini dapat berupa komputer digital maupun komputer analog, dan umumnya komputer analog adalah special purpose komputer.
Special purpose komputer banyak dikembangkan untuk pengontrolan yang otomatis pada proses-proses industri dan untuk tujuan militer, untuk memecahkan masalah navigasi di kapal selam atau kapal terbang.
Sekali special purpose komputer sudah diprogram untuk masalah yang khusus maka tidak dapat digunakan untuk masalah yang lainnya, tanpa adanya perubahan-perubahan yang dilakukan di dalam komputer.
b. Komputer untuk penggunaan umum (general purpose komputer)
Komputer ini dirancang untuk menyelesaikan bermacam-macam masalah, dapat mempergunakan program yang bermacam-macam untuk menyelesaikan jenis permasalahan-permasalahan yang berbeda. Karena komputer jenis ini tidak dirancang untuk masalah yang khusus, maka dibandingkan dengan special purpose komputer , kecepatannya lebih rendah.
General purpose komputer dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah-masalah yang berbeda, misalnya aplikasi bisnis, teknik, pendidikan, pengolahan data, permaianan, dsb.
General purpose komputer dapat merupakan komputer digital maupun komputer analog, tetapi umumnya komputer digital adalah general purpose komputer.
3. Ukuran atau kapasitas
Berdasarkan ukurannya, komputer digolongkan kedalam komputer mikro (micro computer), komputer mini (mini computer), komputer kecil (small computer), komputer menengah (middle computer), komputer besar (large computer) dan komputer super (super computer).
Ukuran dari komputer ditunjukkan oleh kemampuannya dalam mengolah data, seperti :
· Kapasitas main memory (simpanan data)
· Konfigurasi dari operand register
· Kecepatan mengolahnya
· Jumlah dan macam alat-alat input dan outputnya
· Ukuran phisik komputer dan ruangan yang dibutuhkan
a. Komputer mikro (micro computer)
Ukuran komputer mikro adalah sebagai berikut ;
· main memory : berkisar 16MB sampai lebih dari 128 MB
· konfigurasi operand register : 8 bit, 16 bit atau 32 bit
· kecepatan : 200 Mhz sampai dengan 500 Mhz
komputer mikro umumnya single user (pemakai tunggal), yaitu satu komputer hanya dapat digunakan untuk satu pemakai saja untuk tiap saat.
Ruangan yang dibutuhkan kecil, komputer mikro dapat diletakkan di atas meja (desktop computer) dan dapat juga menyerupai sebuah buku catatan (notebook computer).
b. Komputer mini (mini computer)
Komputer mini dapat bersifat multi-user (pemakainya banyak), yaitu sebuah komputer mini dapat mempunyai beberapa terminal yang dapat digunakan bersama-sama oleh banyak pemakai.
Tiap terminal dapat diletakkan di tempat yang terpisah yang dihubungkan dengan pusat komputernya. Bentuk dari komputer mini cukup kecil, dapat dipindah-pindahkan dan dapat diletakkan di ruangan yang kecil.
Komputer mini merupakan komputer pertama yang diterapkan terhadap aplikasi pengendalian proses produksi, riset laboratorium dan komunikasi data. Perusahaan yang memproduksi komputer mini antara lain ; DEC, IBM, Honeywell, Hawlett Packard, dsb.
c. Komputer kecil (small computer)
Komputer kecil dissebut juga small-scale mainframe computer. Komputer kecil sekarang kebanyakan menggunakan sistem multi-programming, multiprocessing dan virtual storage, serta bersifat multi-user dengan jumlah terminal sampai dengan ratusan buah. Perusahaan yang memproduksi komputer mini diantaranya adalah ; IBM, Wang Laboratories, dan NCR.
d. Komputer menengah (middle computer)
Komputer mengah disebut juga medium-scale mainframe computer. Komputer menengah dapat mempunyai sejumlah besar dan bermacam-macam alat input atau output.
Biasanya komputer menengah digunakan untuk komunikasi data dengan ratusan terminal yang terpisah dari pusat komputernya. Pusat komputer biasanya menggunakan komputer menengah dan terminal-terminal dapat menggunakan komputer mikro atau komputer mini untuk penerapan konsep distribusi data processing (DDP), yaitu terminal selain dapat berhubungan dengan komputer pusat, tetapi dapat juga berdiri sendiri.
e. Komputer besar (large computer)
Komputer besar disebut juga mainframe computer atau large-scale mainframe computer karena bentuk phisiknya besar seperti lemari. Komputer maninframe mempunyai kecepatan samapai 400 MIPS. Komputer jenis ini digunakan perusahaan-perusahaan besar seperti perusahaan penerbangan yang mempunyai ratusan kantor cabang dan tiap kantor cabang mempunyai terminal yang dihubungkan dengan pusat komputernya. Karena kecepatan dan besarnya memori komputer ini, memungkinkan secara efektif menerapkan sistem time-sharing, ratusan pemakai dapat menggunakan komputer ini serentak dari terminal masing-masing pada saat yang bersamaan.
f. Komputer super (super computer)
Komputer super disebut juga dengan nama parallel processor, karena komputer super adalah komputer mainframe yang mempunyai banyak processor yang dipasang secara parallel. Contohnya adalah komputer super yang digunakan di perusahaan telepon PTT di Belanda yang menggunakan sebanyak 48 processor yang diparalel. Penggunaan komputer super memungkinkan penerapan sistem time-sharing yang lebih efektif. Ribuan terminal dapat dihubungkan dengan komputer super dan ribuan pemakai dapat menggunakan sebanyak 48 processor yang diparalel.
PENGERTIAN TEKNOLOGI INFORMASI
Teknologi informasi yang biasa disebut TI, atau IT. Berbagai defines telah diberikan oleh pakar mengenai pengertian Teknologi informasi yakni :
a. ,menurut Haag dan Keen (1996) : teknologi informasi adalah seperangkat alat yang membantu anda bekerja dengan informasi dan melakukan tugas-tugas yang berhubungan dengan pemrosesan informasi.
B.Menurut martin (1999) : teknologi informasi tidak hanya terbatas pada teknologi computer yang digunakan untuk memproses dan menyimpan informasi melainkan juga mencakup teknologi komunikasi untuk mengirimkan informasi.
C. menurut Willams dan Sawyer (2003) : teknologi informasi adalah teknologi yang menggabungkan komputasi (computer) dengan jalur komunikasi berkecepatan tinggi yang membawa data, suara dan video.
Rabu, 10 November 2010
Alat Simpan Luar (Memory External)
Media Penyimpanan
- Media penyimpanan (Storage) adalah salah satu komponen dari komputer yang digunakan untuk menyimpan data dan program.
- jenis media simpan luar.
- Internal Storage (Media Penyimpanan Utama)
Adalah jenis media penyimpanan yang letaknya berada didalam computer/terhubung langsung dengan mainboard komputer yang dapat menyimpan informasi yang kemudian dapat dipanggil lagi atau diakses selama komputer masih dalam keadaan hidup. Contohnya ROM ( Read Only Memory ) dan RAM ( Random Accsess Memory). - External Storage (Media Penyimpanan Cadangan) adalah jenis media penyimpanan yang letaknya berada diluar mainboard dari komputer, yang berfungsi untuk menyimpan data/informasi secara permanen, walaupun komputer dimatikan. Contohnya : Floppy disk, CD-ROM, atau DVD ROM, hard disk, dll.
(External Storage)
Berdasarkan Jenis Akses Data
- SASD (Sequential Access Storage Device Media simpanan luar dimana data yang disimpan tidak dapat diakses secara langsung melainkan harus diakses secara tidak langsung (berurutan). Contoh : Pita Magnetik
- DASD (Direct Access Storage Device) Media simpanan luar dimanadata yang disimpan dapat diakses secara langsung. Contoh : Floppy disk, CD-ROM, atau DVD ROM, Flash disk, hard disk, Kartu Memori, dll.
Magnetic Disk (Piringan Magnetik)
- Magnetik Disk merupakan piringan bundar yang biasanya terbuat dari logam atau plastik dengan permukaan dilapisi bahan yang cepatdimegnetisasi.
- Mekanisme baca atau tulis menggunakan kepala baca atau tulis yang disebut head, merupakan kumparan pengkonduksi ( conducting coil ). Desain fisiknya, head bersifat stasioner sedangkan piringan disk berputar sesuai kontrolnya.
- Disk diorganisasi dalam bentuk cincin-cincin konsentris yang disebut track. Track pada disk dipisahkan oleh gap (gap: mencegah atau mengurangi kesalahan pembacaan maupun penulisan yang disebabkan melesetnya head atau karena interferensi medan magnet). Sejumlah bit yang sama akan menempati track-track yang tersedia. Semakin ke dalam disk maka kerapatan (density) disk akan bertambah besar. Data dikirim ke memori ini dalam bentuk blok, umumnya blok lebih kecil kapasitasnya dibandingkan track. Blok-blok data disimpan dalam disk yang berukuran blok, yang disebut sector. Track biasanya terisi beberapa sector, umumnya 10 hingga 100 sector tiap tracknya.
- Head harus bisa mengidentifikasi titik awal atau posisi-posisi sector maupun track. Data yang disimpan akan diberi header tambahan yang menginformasikan letak sector dan track suatu data. Tambahan header data ini hanya digunakan oleh system disk drive saja tanpa bisa diakses oleh pengguna.
adapun yang termasuk magnetik disk :
Disket/Floppy Disk
Cara Kerja Disket : ketika disket dimasukkan ke slot (drive gate atau drive door) pada bagian depan floppy drive, disket ditempatkan di atas kumparan mekanisme drive. Head baca/tulis digunakan untuk mentransfer data antara komputer dan disket. Saat disket berputar di dalam plastik pembungkus, head baca/tulis bergerak maju mundur melalui area akses data di disket
Floppy 8 Inch
Awal tahun 1967 markas IBM yang berada di San Jose, California memulai proyek media penyimpan data yang sederhana. Proyek ini dipegang oleh David Noble dibawah arahan Alan Shugart. Hasilnya adalah floppy berukuran 8 inci yang dinamakan “Memory Disk” mampu menyimpan data sebesar 80 kilobyte. Tahun 1973, IBM merilis versi baru floppy untuk 3740 Data Entry System. Sistem yang baru ini memungkinkan menyimpan data hingga 256 Kb
Floppy 5 1/4 Inch
Tahun 1976, salah satu karyawan Shugart yang bernama Jim Adkinson melakukan pengembangan floppy disk karena produk sebelumnya dianggap memiliki ukuran yang terlalu besar. Hasilnya adalah Minifloppy 5 1/4 inci yang sanggup memuat data sebesar 110 Kb. Biaya produksi 5 1/4 inch lebih murah dibandingkan seniornya dari IBM. Ditahun yang sama Tandon mencoba menggandakan kapasitas minifloppy menjadi 360 Kb. Karena saat itu belum ada hard drive, maka sistem operasi berada dalam disket. Tahun 1984 kapasitas nya ditingkatkan menjadi 1,2 Mb dan menjadi ukuran standar hingga hilang dari peredaran sekitar tahun 1990
Floppy 3 1/2 Inch
Pertengahan tahun 1980, diperkenalkan format baru yaitu “High Density (HD)” dengan kapasitas 1,44 Mb. Baru pada tahun 1987 tipe HD mulai dipakai oleh komputer IBM, sedangkan Apple menggunakannya setahun kemudian pada Macintosh ILX. Tahun 1991 kapasitas 3 1/2 inch dikembangkan menjadi 2,88 Mb.
Inovasi terus berlanjut hingga tahun 1995 ketika Matsushita atau Panasonic merilis drive “Super Disk”, yang mampu menyimpan data hingga 120 Mb bahkan sempat di upgrade sampai 240 Mb.
1. Hardisk
Harddisk merupakan media penyimpanan yang memiliki bentuk pisik yang berbeda jika dibanding dengan disket. Secara umum hard disk biasanya terpasang dan menyatu didalam CPU (fixed disk). Mekanisme yang menyebabkan data yang tersimpan bisa dibaca ataupun ditulis didalam hard disk, disebut sebagai disk drive. Didalam hard disk terdapat lempengan-lempengan logam bundar yang disusun berlapis-lapis serta terdapat motor penggerak lempengan logam dan read/write head-nya.Keunggulan dari penggunaan Hardisk sebagai media penyimpanan data :
- Hard disk mampu menyimpan data dalam waktu yang lama
- Kapasitas simpan sebuah Hard disk terus meningkat dari waktu ke waktu (sampai saat ini sudah mencapai 2TB) namun ukuran fisik sebuah hard disk relatif tetap.
- Makin cepat sebuah hard disk berputar maka makin cepat sebuah data bisa di akses dan ditransfer
- Semakin besar kapasitas harddisk beredar di pasar maka kapasitas di bawahnya akan semakin turun harganya
Cara Kerja Hardisk
Dalam sebuah hard disk umumnya ada sebuah drive dengan piringan(disk) yang berputar. Sebuah hard disk berkapasitas tinggi umumnya memiliki beberapa disk berdameter 3,5 inchi dan mampu menyimpan data pada kedua sisinya. Dalam ruangan yang sama terdapat motor yang memutar piringan dengan kecepataan antara 4500 sampai 15000 rotation per minute (RPM)Sebuah hard disk juga menggunakan alat bernama head yang digunakan untuk membaca dan menulis data dari masing-masing permukaan disk. Penggerak dengan sebuah lengan mengendalikan head ini untuk tetap berada pada posisi tertentu pada permukaan disk. Bila ada lima disk dalam sebuah hard disk maka akan ada sepuluh head dengan sepuluh lengan berbeda yang mengendalikannya.
Platter Berbentuk sebuah Pelat atau piringan yang berfungsi sebagai penyimpan data.Berbentuk bulat,merupakan cakram padat,memiliki pola-pola magnetis pada pada sisi-sisi permukaanya.Platter terbuat dari metal yang mengandung jutaan magnet-magnet kecil yang disebut dengan magnetic domain.
Spindle Spindle merupakan suatu poros tempat meletakan platter.Poros ini memiliki sebuah penggerak yang berfungsi untuk memutar pelat harddisk yang disebut dengan spindle motor.Spindle inilah yang berperan ikut dalam menentukan kualitas harddisk karena makin cepat putaranya,berarti makin bagus kualitas harddisknya.Satuan untuk mengukur perputaran adalah Rotation Per Minutes atau biasa disebut RPM.Ukuran yang sering kita dengar untuk kecepatan perputaran ini antara lain 5400 RPM,7200 RPM atau 10000 RPM.
Head Piranti ini berfungsi untuk membaca data pada permukaan pelat dan merekam informasi ke dalamnya.Setiap pelat hardisk memiliki dua buah head.Satu di atas permukaan dan satunya lagi dibawah permukaan.
Logic Board Logic Board merupakan papan pengoperasian pada hardisk, dimana pada logic Board terdapat Bios Hardisk sehingga hardisk pada saat dihubungkan ke Mother Board secara otomatis mengenal hardisk tersebut, seperti Maxtor, Seagete dll.
Actual Axis Adalah poros untuk menjadi pegangan atau sebagai tangan robot agar Head dapat membaca sctor dari hardisk.
Setting Jumper Setiap hardis memiliki setting jumper, fungsinya untuk menentukan kedudukan hardisk tersebut.Bila pada komputer kita dipasang 2 buah hardisk, maka dengan menyeting Setting Jumper kita bisa menentukan mana hardisk Primer dan mana Hardisk Sekunder yang biasanya disebut Master dan Slave.
Power Conector Adalah sumber arus yang langsung dari power supply. Power supply pada hardisk ada dua bagian :Tegangan 12 Volt, berfungsi untuk menggerakkan mekanik seperti piringan dan Head.Tegangan 5 Volt, berfungsi untuk mesupply daya pada Logic Board agar dapat bekerja mengirim dan menerima data.
Ribbon Cable Ribbon cable adalah penghubung antara Head dengan Logic Board, dimana setiap dokumen atau data yang di baca oleh Head akan di kirim ke Logic Board untuk selanjutnya di kirim ke Mother Board agar Processor dapat memproses data tersebut sesuai dengan input yang di terima.
IDE Conector Adalah kabel penghubung antara hardisk dengan matherboard untuk mengirim atau menerima data.
Awalnya bernama SASI ( Shugart Associate System Interface ). SCSI biasa digunakan pada komputer server karena kemampuanya yang cepat dan kemampuan multitasking yang baik. SCSI berputar lebih cepat dari pada Hardisk IDE, SCSI berputar sekitar 7200 sampai 10000 rpm, dan teknologi sekarang SCSI mampu berputar hingga 15000 rpm.
pata-sata PATA (Paralel ATA) merupakan sistem pemasangan hardisk dimana satu atau dua IDE devices dapat dipasang dalam satu kabel dan terkoneksi kepada satu ports IDE secara paralel.
SATA (Serial ATA) adalah revolusi baru cara pemasangan hardisk dengan hanya satu devices dalam satu ports SATA. Terkesan lebih boros,namun kecepatan akses SATA jauh lebih tinggi dibandingkan dengan PATA, kesan pemasangan pun lebih rapi karena kabel yang digunakan untuk SATA jauh lebih kecil dari kabel IDE. ATA secara teoritis mentransfer data maksimal 133mbps sedangkan SATA 150mbps. Untuk SATA2 bisa mencapai 300 mbps.
Optical Disk (Piringan Optik)
Piringan optik (optical disk) adalah piringan yang dapat menampung data hingga ratusan bahkan ribuan kali daya tampung disket. Piringan optik dapat berupa CD/DVDMacam – macam piringan optik :
CD-R (Compact Disk)
Merupakan disk yang tidak dapat dihapus, mampu menyimpan memori kurang lebih 60 menit informasi audio pada salah satu sisinya. CD yang mampu menyimpan data dalam jumlah yang besar, menjadikannya media penyimpan yang fleksibel digunakan di berbagai peralatan seperti computer, kamera video, MP3 player, dan lain-lain.
Kapasitas : ± 700MB CD-RW (Compact Disk Rewriteable)
Merupakan generasi CD yang dapat ditulis berulang kali sehingga jenis ini memiliki nilai kompetitif dibandingkan jenis lain.
Kapasitas : ± 700MB
DVD lebih besar kapasitasnya, yaitu untuk sisi tunggal dan berlapis tunggan mencapai 4,7 GB. Sedangkan untuk burlaps (layer) ganda ataupun bersisi ganda akan lebih besar lagi.
Kapasitas : ± 4.7GB
Type : SL (Single Layer) , DL (Double Layer)1. HD-DVD
HD-DVD adalah singkatan dari High Definition Digital Versatile Disc, sebuah format DVD berkepadatan tinggi yang di desain untuk menyimpan data termasuk video definisi tinggi (High Definition Video). HD-DVD dapat menampung data sebanyak tiga kali data yang ditampung DVD (15 GB per lapis berbanding 4,7 GB).
HD-DVD adalah singkatan dari High Definition Digital Versatile Disc, sebuah format DVD berkepadatan tinggi yang di desain untuk menyimpan data termasuk video definisi tinggi (High Definition Video). HD-DVD dapat menampung data sebanyak tiga kali data yang ditampung DVD (15 GB per lapis berbanding 4,7 GB).
2. Blu-Ray
Adalah media penyimpan data yang dikeluarkan oleh Sony. Satu keping Blu-Ray disc single layer bisa menampung 25 Gb. Sementara untuk dual layer 50 Gb
![]() |
| HD - DVD |
![]() | |||||||||||
| Blu - Ray |
1. Lightscraber Piringan optik yang berfungsi sama dengan piringan optik lainnya, namun memiliki perbedaan pada sisi muka piringan. Dimana pada sisi muka piringan digunakan untuk mencetak cover dari piringan tersebut. Media simpanan Luar Lainnya Adapun jenis-jenis simpanan luar lainnya :
memiliki bentuk yang jauh lebih kecil ketimbang disket, tingkat ketahanannya juga jauh lebih bagus ketimbang disket dan CD. Untuk menulis dan membaca USB flash hanya diperlukan port USB, tidak perlu drive khusus. Kapasitas sudah berkembang sampai 32 GB
Alat penyimpanan luar yang berupa kartu memori. Secara umum, kartu SD dibedakan dari kecepatan transfer data yang tersedia, yaitu kecepatan biasa (150 Kb per detik) dan kecepatan tinggi. Beberapa kamera digital memerlukan kartu yang berkecepatan tinggi untuk merekam video secara lancar atau menangkap gambar berturut-turut. |
Langganan:
Komentar (Atom)





























